kalo d3tkj pmy gi ngumpul di yahoo group
flash_action wrote:
>
> Jumlah pencari kerja di kota Yogyakarta masih cukup tinggi.
> Data yang diperoleh dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
> kota Yogyakarta terdapat 21.408 orang yang mencari pekerjaan.
> Dari jumlah tersebut sekitar 60 persen pencari kerja berpendidikan
> sarjana strata I (S1),
> sisanya S2 sebanyak 183 orang dan S3 sebanyak 4 orang dan tamatan SLTA
> dan lainnya.
> demikian yang dilansir web kota jogja
>
dihttp://www. jogja.go. id/index/ extra.detail/ 1777/pencari- kerja-berpendidi kan-s1-di- kota-jogja- cukup-tinggi. html
> wuuuaaaahhhh kalo kita ga' siap dari skarang mau jadi apa ni????
> so let's do it. Maju terus pantang mundur belajar yang rajiiinnnn.
>
> Oya Masuk kuliahnya kaapan ya?
> ato kita dah lulus!!!!
>
> Beasiswanya kok makin dikit aja, mang dari sononya gitu ya? ato kita
> yang di********** *.
ne dbales lagi
este_ach wrote:
Wah aku jg takut nie,, klo kita lu2s kul gak langsung kerja kita mo jd
apa nie...
ayoo kita berjuang temen-temen. ..
kita kuliah katanya masuk tgl 4 agust untk yang smster 5.
klo tentang beasiswa se gak tau juga...
kok di potong aku jg gak tau kok!
Klo masih kurang km ngomong aja ma dosen2 kita, tapi gak bakal dikasih
dah... heee...
Temen- temen kita maen brg yuk,,,
kemana gitu biar ada kenangan saat kita kul..
naek bis bareng kan asyik tu,,, gimane?????
yha q bales gini
luvly aquamarine wrote:
nek lu2s kul ga dapet kerja :) bakul tempe wae yuuuuk, tempena ga dari kedele, tapi alternatip laen gitu, n rasane macem2 misal tempe rasa duren hihihihihihh :)) bedo'a n usaha,( tapi q aja males gini(baca : ngomong doang) ), d3tkj mo jadi apa???apakah bakul tempe akan menjadi tujuan akhirmu???
eh di bales lagi:
flash_action wrote:
ni bukan tentang besar dan kecil, ini bukan pula masalah ikhlas dan tidak.
mungkin juga ini bukan masalah yang harus dibesar-besarkan.
kita sadar bahwa kita hanya mahasiswa beasiswa,dan hanya mahasiswa titipan.
kita juga tahu bahwa provider kita ini baru berdiri dan ingin berkembang.
Namun apa kita harus berkembang di atas kebohongan2.
Tidak hanya sekali ini kita teraniaya. Baik dibidang pengajaran, nilai, bahkan masalah finansial.
Dan bukan menjadi rahasia umum lagi.
Jikalau kejujuran memang telah menjadi sesuatu yang mahal kenapa kita tidak duduk bersama
dan mencari solusi untuk semua masalah ini. Atau kita hanya dianggap anak kemarin sore yang tidak
tahu apa2.
Dulu hanya provider ini yang bersemangat untuk melaksanakan program TKJ ini.
Entah dengan alasan apa mungkin kita semua sudah mampu menjawabnya.
Namun mahasiswa sendiri juga harus berintropeksi. Kenapa kita tidak membentuk suatu wadah untuk
menyalurkan aspirasi kita, untuk membangun kekompakan, untuk membangun solidaritas.
Inilah yang terjadi apabila kita kurang bersatu.
kita juga harus ingat, kita sering mengadakan kegiatan tapi toh ga ada laporan keuangannya.
smacam buka bersama atau ke bonbin dll.
kemudian untuk maslah berjualan tempe, mungkin itu ide yang briliant. karena tempe mrupakan
salah satu makanan tradisioanal yg harus kita lestarikan dan sebagai anak Indonesia
kita wajib mengangkat harkat dan martabat tempe dimata dunia.
Kan kita dari berbagai kabupaten dan kecamatan jadi ga' usah repot2 kalau mau buka cabang.
Apalagi ada yang dari luar jogja. Wuah pokoknya hidup tempe dah.
Karena mbak jora yang usul maka kita harus hargai jasa beliau dan kita angkat beliau menjadi
juragannya (....Bakeri) Kan dulu ada obat batuk KomIT, nah kita ubah sdikit aja namanya menjadi TeamIT yg
merupakan kepanjangan dari teampe IT.
karena kita bekerja dalam sebuah team. dan Kita ga' boleh lupa pula
kalau kita juga kuliah di IT oleh sebab itu namanya juga harus mengandung unsur IT...
Berikut Kami lampirkan brosur sebagai gambaran.
* mohon maaf, tanpa bermaksud menyinggung pihak manapun
Jumat, 25 Juli 2008
kalo d3tkj PMY ngomongin masa depan(surem amat yak)
Jumat, 13 Juni 2008
sql injection
tugas ujian akhir semester matkul: keamanan jaringan
:)
????? ga mudeng!!!!
Bagaimana SQL Injection Menembus Server
Oke untuk mempermudah pemahaman para pembaca, di sini saya akan memberikan contoh kasus sederhana. Dulu jaman pertama kalinya bugs VP-ASP (Software Management untuk pembayaran online), Anda mungkin mengetahui tentang penggunaan karakter single quote (‘) dengan penambahan OR (logical operator) dan tanda sama dengan (=) di antara single quote tersebut.
Login: ‘ OR ‘’=’
Password: ‘ OR ‘’=’
Sedikit menganalisa, misal ketika input box untuk login dan password di isi seperti dalam contoh di atas apa yang akan terjadi jika script yang memproses input tersebut seperti di bawah ini.
var sql = "select * from users where username = '" + username + "' and password = '" + password + "'";
Untuk beberapa site yang tidak menerapkan sistem validasi input yang secure akan mengakibatkan seorang user bisa masuk baik sebagai admin atau user biasa tanpa membutuhkan login dan password yang sebenarnya. Mengapa? Karena ketika input itu di proses di sistem yang terjadi operasi tersebut di anggap valid.
var sql = "select * from users where username = '’ OR ‘’=’' and password = '’ OR ‘’=’';
Nah tamatlah sudah riwayatmu kini hehe…hehe..
Oke mungkin contoh di atas masih di anggap sangat sederhana, sekarang kalau misalnya saya melakukan action yang lebih ekstrim dari itu?
Username: '; drop table users--
Password:
Apa yang akan terjadi? Saya yakin Anda juga tahu bahwa command tersebut akan menghapus seluruh data di tabel users, coba kita analisa lagi.
var sql = "select * from users where username = '’; drop table users—
Nah apa yang akan Anda perbuat jika yang terjadi adalah seperti command di atas ini? Di sini karakter titik koma (;) menutup command pertama dan kemudian command drop menjadi command berikutnya yang akan di eksekusi oleh sistem dan selanjutnya karakter double minus (--) menutup command-command berikutnya untuk tidak di eksekusi. Yahh klo sudah begini tamatlah sudah data Anda. Paling banter Anda akan di pecat dari perusahaan dan di maki-maki bos Anda karena tidak becus bekerja.
SQL Injections tidak hanya bereaksi di dalam input box saja, dalam sebuah URL pun bisa di aplikasikan. Ini tergantung kemahiran Anda dalam melihat celah dari ketidak-secure-an site tersebut. Tentu di perlukan juga pengetahuan tentang command SQL dan beberapa eksperimen kecil untuk meriching kode di antara variabel-variabel yang ada di site tersebut.
Jadi di mana letak kesalahannya?
Dalam hal ini Microsoft sangat merespon tragedi SQL Injection, bahkan mereka sudah membuat patch-nya. Tapi sekali lagi ini tidak hanya masalah patching saja tapi juga di tuntut kehati-hatian Anda dalam merancang isi web itu sendiri. Solusinya yaa buatlah beberapa fungsi validasi input yang mampu mematikan command-command abnormal yang bisa mempengaruhi atau membuat server bereaksi.
Hanya seperti itu saja? He..hehe… pertanyaan yang sangat gak jelas tapi nggak papa lah.
Jika Anda mendapatkan bugs ini pada NT server maka beruntunglah Anda karena akses di luar database pun sanggup di lakukan. Seperti apa? Seperti command shell, registry, dan messaging product. Yaa sedikit tentang pengetahuan tentang sistem menjadi mutlak untuk perlu di ketahui agar Anda bisa mendapatkan akses granted administator tentu dengan dukungan kreatifitas dan mungkin jika perlu dukungan kemampuan programming yang Anda kuasai. Coba lihat beberapa command sistem yang bisa Anda manfaatkan untuk mendapatkan akses lebih banyak di server target (NT).
xp_cmdshell, xp_startmail, xp_sendmail, sp_makewebtask
xp_regaddmultistring, xp_regdeletekey, xp_regdeletevalue, xp_regenumkeys, xp_regenumvalues, xp_regread
xp_regremovemultistring, xp_regwrite
xp_availablemedia, xp_dirtree, xp_enumdsn, xp_loginconfig
xp_makecab, xp_ntsec_enumdomains
xp_terminate_process
Oke, saya harap teman-teman semua bisa mengerti sampai disini. Selamat mencari target.
have a nice day :)
Selasa, 19 Februari 2008
ujian ccna
ne ccna 3 yg final exam, q ga iso ;_; ne dah capek bgt msk dah jam 12 lom slesai, jadi nginep di kampus ne......besok lagi aja deh, untung sempet q printscreen...mo q kerjain dirumah ah heu2
Jumat, 18 Januari 2008
PERINTAH DASAR LINUX
reboot = Restart Komputer
halt = Shutdown
logout = Log off
ls = Menampilkan isi direktori
ps aux = Melihat apa saja program yang berjalan (windows task manager)
useradd agung = Menambah user dengan nama user agung
passwd agung = Memberikan password pada user agung
userdel agung = menghapus nama user agung
rm-rf/home/agung= Menghapus nama user agung secara permanen
usermod = Merubah data login
chfn = Merubah informasi user
—–> exp : usermod -l tamu -g umum guest –> user guest ke tamu ke group umum
groupadd = Menambah group
groupdel = Menghapus group
groupmod = Modifikasi group
who = Mengetahui siapa saja user yang sedang login
users = Mengetahui nama user yang sedang login di system
Mesg (Y/N) = Memberi pesan
Write = Pesan bersifat individual
wall = Pesan yang bersifat masal
mkdir = Membuat direktori/folder
cd = Pindah ke direktori
rmdir = Menghapus direktori
cp = Mengcopy file
r rw- r– = Membaca hak akses
chmod = Merubah hak akses
chown = Merubah kepemilikan
mv = Memindahkan file
mount = dimuat
unmount = dikembalikan
——> exp : #mount /dev/fd0, /mnt/floppy
#unmount/mnt/floppy
fdformat = format floppy disk/mkfs
——> exp : #fdformat/dev/fd0 bila sudah
#mkfs -t msdos -n agung /dev/fd0
tar = Menggabungkan beberapa file
——> exp : gzip(gz) >< gunzip ,bzipz(bzz) >< bunzip , zip >< zip
mengembalikan zip/exe #gzip -d (file)
vi = Teks editor
kill -9 = Menghentikan paksa proses yang berjalan
df = Informasi media penyimpanan
link = koneksi internet (teks mode)
wget = seperti download (teks mode)
start x / alt+f7= Pindah ke windows
tar -mcfv = backup
tar -mxpfv = Restore
su = Subtituse User –> Mengganti user
yast = Kontrol panel seperti di windows (di suse)
Command = Description
pwd = Melihat direktori kerja saat ini
hostname = Menampilkan nama local host (mesin dimana anda sedang bekerja).
Gunakan perintah ” netconf” (sebagai root) untuk merubah nama
host dari mesin tersebut, atau edit file /etc/hosts
whoami = Mencetak login name anda
id username = Mencetak user id (uid) atau group id (gid)
date = Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada komputer, contoh
merubah tanggal dan waktu ke 2000-12-31 23:57 dengan perintah :
date 123123572000
time = Melihat jumlah waktu yg ditangani untuk penyelesaian suatu proses
+ info lainnya. Jangan bingung dengan perintah “date”
who = Melihat user yang login pada komputer kita.
rwho -a = Melihat semua user yg login pada network anda. Layanan perintah
rwho ini harus diaktifkan, jalankan setup sebagai root untuk
mengaktifkannya.
finger user_name= Melihat informasi user, coba jalankan : finger root
last = Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.
uptime = Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung
proses reboot terakhir.
ps = (=print status) Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user
ps axu | more = Melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses.
top = Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu.
uname -a = Informasi system kernel anda
free = Informasi memory (dalam kilobytes).
df -h = (=disk free) Melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system
(in human-readable form)
du / -bh | more = (=disk usage) Melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap
direktori, dimulai dari root (in human legible form).
cat /proc/cpuinfo= Cpu info. Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan
file nyata (not real files).
cat /proc/interrupts= Melihat alamat interrupt yang dipakai.
cat /proc/version = Versi dari Linux dan informasi lainnya.
cat /proc/filesystems = Melihat filesystem yang digunakan.
cat /etc/printcap = Melihat printer yang telah disetup
lsmod = (as root) Melihat module-module kernel yang telah di load.
set|more = Melihat environment dari user yang aktif
echo $PATH = Melihat isi dari variabel “PATH”. Perintah ini dapat digunakan
untuk menampilkan variabel environmen lain dengan baik. Gunakan
“set” untuk melihat environmen secara penuh.
dmesg = Mencetak pesan-pesan pada waktu proses boot. (Menampilkan file:
/var/log/dmesg.)
ps = (=print status) Menampilkan proses yang sedang berjalan
berdasarkan nomor PID. Gunakan “ps AXU” untuk melihat seluruh
proses yang berjalan. Dan gunakan “top” untuk melihat prosese yang
berjalan berdasarkan urutan pemakaian CPU.
fg PID = Menyetop proses ke foreground
bg PID = Mengirim proses ke background. Lawan dari “fg”, atau gunakan tombol
kill PID = Membunuh proses, berdasarkan nomor PID yang didapat dari perintah “ps”
killall program_name = Membunuh program berdasarkan nama program
xkill = (dalam xwindow terminal) Membunuh program dalam GUI-based dengan mouse
(letakkan pointer mouse anda pada windows yg akan dikill lalu click)
lpc = (sebagai root) untuk mengecek dan mengontrol printer
lpq = Menampilkan antrian print yang akan dilaksanakan.Under KDE
(X-Windows), anda bisa juga menggunakan program GUI-based “Printer
Queue” yang tersedia di “K”menu-Utilities.
lprm job# = Menghapus job print antrian (queue)
nice program_name = Menjalankan program berdasarkan prioritas. Dimulai sejak prioritas
tidak dijalankan secara spesifi, dalam contoh ini, prioritas akan
dilakukane bekisar 10 (proses akan berjalan lebih lambat), dari
nilai default (umumnya 0). Nilai terkecil (dari “niceness” ke user
lain pada sistem), merupakan priority tertinggi. Nilai prioritas
dapat berkisar antara -20 sampai 19. Hanya root yang bisa memasukkan
nilai negatif. Gunakan “top” untuk menampilkan nilai prioritas
proses yang sedang berjalan.
renice -1 PID = (sebagai root) Ubahlah prioritas yang sedang berjalan ke -1. Normal
users hanya dapat merubah nilai proses mereka sendiri, dan mereka
tidak dapat menaikkan nilai prioritas lebih tinggi dari yang telah ada
(atau mereka dapat membuat proses berjalan lebih lambat)
Kamis, 17 Januari 2008
PRAKTEK CCNA 2

ROUTING STATIC
Gunakan sarana belajar netvis5(untuk simulasi)download aja banyak kok n dah plus cara nginstalnya
yuuk dimulai...bismillahirrohmannirrohim..tarik napas n siap2 berpetualang heu2...kita mulai dari router1(btw nama router terserah anda yha)--->tapi susun dulu semua kayak gambar diatas(3pc,3hub,n 3 router),untuk pemberian ip:klik kanan pc n pilih config...trus untuk router klik ikon router n klik 2x..nah mulai deh
Router 1
Router Con0 is now available
Press RETURN to get started!
Router>enable
Router#conf term
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z
Router(config)#hostname jora1
jora1(config)#interface fastethernet 0/0
jora1(config-if)#ip address 192.168.206.1 255.255.255.0
jora1(config-if)#no shutdown
08:58:11 %LINK-3-UPDOWN: Interface Fastethernet0/0, changed state to up
08:58:11 %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Fastethernet0/0, changed state to up
jora1(config-if)#ex
jora1(config)#interface serial 0/0
jora1(config-if)#ip address 192.168.205.1 255.255.255.0
jora1(config-if)#clock rate 56000
jora1(config-if)#no shutdown
10:10:46 %LINK-3-UPDOWN: Interface Serial0/0, changed state to up
10:10:46 %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial0/0, changed state to up
jora1(config-if)#ex
jora1(config)#interface serial 0/1
jora1(config-if)#ip address 192.168.207.1 255.255.255.0
jora1(config-if)#clock rate 56000
jora1(config-if)#no shutdown
10:12:53 %LINK-3-UPDOWN: Interface Serial0/1, changed state to up
10:12:53 %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial0/1, changed state to up
jora1(config)#ex
jora1#show ip route
Codes: C - connected, S - static, I - IGRP, R - RIP, M - mobile, B - BGP
D - EIGRP, EX - EIGRP external, O- OSPF, IA - OSPF inter area
N1 - OSPF NSSA external type 1, N2 - OSPF NSSA external type 2
i - IS-IS, L1 - IS-IS level-1, L2 - IS-IS level-2, * - candidate default
U - per-user static route, o - ODR, P - periodic downloaded static route
T - traffic engineered route
Gateway of last resort is not set
C 192.168.205.0/24 is directly connected, Serial0/0
C 192.168.206.0/24 is directly connected, FastEthernet0/0
C 192.168.207.0/24 is directly connected, Serial0/1
jora1#
router 2
Router Con0 is now available
Press RETURN to get started!
Router>enable
Router#conf term
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z
Router(config)#hostname jora2
jora2(config)#interface serial 0/0
jora2(config-if)#ip address 192.168.205.2 255.255.255.0
jora2(config-if)#no shutdown
10:23:08 %LINK-3-UPDOWN: Interface Serial0/0, changed state to up
10:23:08 %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial0/0, changed state to up
jora2(config-if)#ex
jora2(config)#interface fastethernet 0/0
jora2(config-if)#ip address 192.168.204.1 255.255.255.0
jora2(config-if)#no shutdown
10:23:49 %LINK-3-UPDOWN: Interface Fastethernet0/0, changed state to up
10:23:49 %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Fastethernet0/1, changed state to up
jora2(config-if)#ex
jora2(config)#ex
jora2#show ip route
Codes: C - connected, S - static, I - IGRP, R - RIP, M - mobile, B - BGP
D - EIGRP, EX - EIGRP external, O- OSPF, IA - OSPF inter area
N1 - OSPF NSSA external type 1, N2 - OSPF NSSA external type 2
i - IS-IS, L1 - IS-IS level-1, L2 - IS-IS level-2, * - candidate default
U - per-user static route, o - ODR, P - periodic downloaded static route
T - traffic engineered route
Gateway of last resort is not set
C 192.168.204.0/24 is directly connected, FastEthernet0/0
C 192.168.205.0/24 is directly connected, Serial0/0
jora2#
Router 3
Router Con0 is now available
Press RETURN to get started!
Router>enable
Router#conf term
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z
Router(config)#hostname jora3
jora3(config)#interface serial 0/1
jora3(config-if)#ip address 192.168.207.2 255.255.255.0
jora3(config-if)#no shutdown
10:26:44 %LINK-3-UPDOWN: Interface Serial0/1, changed state to up
10:26:44 %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial0/1, changed state to up
jora3(config-if)#ex
jora3(config)#interface fastethernet 0/0
jora3(config-if)#ip address 192.168.31.1 255.255.255.0
jora3(config-if)#no shutdown
10:27:32 %LINK-3-UPDOWN: Interface Fastethernet0/0, changed state to up
10:27:32 %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Fastethernet0/0, changed state to up
jora3(config-if)#ex
jora3(config)#ex
jora3#show ip route
Codes: C - connected, S - static, I - IGRP, R - RIP, M - mobile, B - BGP
D - EIGRP, EX - EIGRP external, O- OSPF, IA - OSPF inter area
N1 - OSPF NSSA external type 1, N2 - OSPF NSSA external type 2
i - IS-IS, L1 - IS-IS level-1, L2 - IS-IS level-2, * - candidate default
U - per-user static route, o - ODR, P - periodic downloaded static route
T - traffic engineered route
Gateway of last resort is not set
C 192.168.31.0/24 is directly connected, FastEthernet0/0
C 192.168.207.0/24 is directly connected, Serial0/1
jora3#
Configure ip route
Router1
jora1 Con0 is now available
Press RETURN to get started!
jora1>ena
jora1#conf term
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z
jora1(config)#ip route 192.168.204.0 255.255.255.0 192.168.205.2
jora1(config)#ip route 192.168.31.0 255.255.255.0 192.168.207.2
jora1(config)#ex
jora1#show ip route
Codes: C - connected, S - static, I - IGRP, R - RIP, M - mobile, B - BGP
D - EIGRP, EX - EIGRP external, O- OSPF, IA - OSPF inter area
N1 - OSPF NSSA external type 1, N2 - OSPF NSSA external type 2
i - IS-IS, L1 - IS-IS level-1, L2 - IS-IS level-2, * - candidate default
U - per-user static route, o - ODR, P - periodic downloaded static route
T - traffic engineered route
Gateway of last resort is not set
S 192.168.204.0 [1/0] via 192.168.205.2
S 192.168.31.0 [1/0] via 192.168.207.2
C 192.168.206.0/24 is directly connected, FastEthernet0/0
C 192.168.205.0/24 is directly connected, Serial0/0
C 192.168.207.0/24 is directly connected, Serial0/1
jora1#
Router 2
jora2 Con0 is now available
Press RETURN to get started!
jora2>ena
jora2#conf ter
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z
jora2(config)#ip route 192.168.206.0 255.255.255.0 192.168.205.1
jora2(config)#ip route 192.168.31.0 255.255.255.0 192.168.205.1
jora2(config)#ex
jora2#show ip route
Codes: C - connected, S - static, I - IGRP, R - RIP, M - mobile, B - BGP
D - EIGRP, EX - EIGRP external, O- OSPF, IA - OSPF inter area
N1 - OSPF NSSA external type 1, N2 - OSPF NSSA external type 2
i - IS-IS, L1 - IS-IS level-1, L2 - IS-IS level-2, * - candidate default
U - per-user static route, o - ODR, P - periodic downloaded static route
T - traffic engineered route
Gateway of last resort is not set
C 192.168.204.0/24 is directly connected, FastEthernet0/1
S 192.168.31.0 [1/0] via 192.168.205.1
C 192.168.205.0/24 is directly connected, Serial0/0
S 192.168.206.0 [1/0] via 192.168.205.1
jora2#
Router 3
jora3 Con0 is now available
Press RETURN to get started!
jora3>ena
jora3#conf ter
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z
jora3(config)#ip route 192.168.206.0 255.255.255.0 192.168.207.1
jora3(config)#ip route 192.168.204.0 255.255.255.0 192.168.207.1
jora3(config)#ex
jora3#show ip route
Codes: C - connected, S - static, I - IGRP, R - RIP, M - mobile, B - BGP
D - EIGRP, EX - EIGRP external, O- OSPF, IA - OSPF inter area
N1 - OSPF NSSA external type 1, N2 - OSPF NSSA external type 2
i - IS-IS, L1 - IS-IS level-1, L2 - IS-IS level-2, * - candidate default
U - per-user static route, o - ODR, P - periodic downloaded static route
T - traffic engineered route
Gateway of last resort is not set
C 192.168.31.0/24 is directly connected, FastEthernet0/0
S 192.168.206.0 [1/0] via 192.168.207.1
S 192.168.204.0 [1/0] via 192.168.207.1
C 192.168.207.0/24 is directly connected, Serial0/1
jora3#
lalu klik 2x pc...ping pc 2 n 3 dari pc1...kalo dah reply artina qita dah berhasil..n kalo request time out cek lagi mgkin ada yg kurang